PROMES Kelas 1 Semester 1 & 2 Kurikulum Merdeka
Memasuki era baru pendidikan dengan Kurikulum Merdeka, banyak guru merasa antusias namun juga menghadapi tantangan baru. Tantangan tersebut berasal dari penyusunan perangkat ajar kurikulum merdeka yaitu PROMES Kelas 1 atau Program Semester.
PROMES Kelas 1 Semester 1 dan 2 sangat penting untuk membantu guru menyusun rencana pembelajaran yang efektif dan menyenangkan bagi siswa kelas 1 SD.
Sebagai seorang guru, penting untuk memiliki perencanaan yang matang. Alih-alih merasa terbebani dengan dokumen dan tuntutan administrasi, Anda bisa menyusun perangkat ajar yang fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan kelas.
Dengan demikian, fokus utama akan lebih terarah pada pengajaran yang kreatif dan mendalam. Artikel ini memberikan panduan praktis untuk menyusun perangkat ajar yang efektif sesuai dengan Kurikulum Merdeka.
Mengapa Perlu Menggunakan PROMES Kelas 1?
Awal sekolah menjadi tahap penting bagi perkembangan siswa fase A. Yang mana mereka akan belajar mengenal lingkungan sekolah, berinteraksi dengan teman sebaya, dan memahami dasar-dasar literasi dan numerasi.
Dengan Program Semester kelas 1 yang terstruktur, Anda dapat memastikan bahwa setiap aspek perkembangan anak diperhatikan dengan baik.
Tanpa perencanaan yang jelas, risiko melewatkan materi penting atau menghabiskan waktu terlalu lama pada satu topik menjadi lebih besar.
Misalnya, ketika mengajarkan konsep dasar matematika dalam fase A kurikulum merdeka seperti penjumlahan, pengaturan waktu yang baik akan mencegah Anda terjebak pada satu metode pengajaran saja, dan memungkinkan mencoba pendekatan berbeda yang cocok untuk kebutuhan siswa.
Bagaimana Cara Menyusun PROMES Kelas 1 yang Efektif?
1. Memahami Deskripsi Alur Tujuan Pembelajaran Fase A
Kurikulum Merdeka menekankan pentingnya memahami Deskripsi Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Fase A, yang mencakup kelas 1 dan 2. ATP ini membantu mengarahkan pembelajaran agar sesuai dengan kebutuhan perkembangan siswa.
Saat menyusun PROMES, pemetaan tujuan pembelajaran yang harus dicapai siswa di setiap semester sangatlah penting.
Misalnya, pada sub unit "Aku Anak Yang Patuh Aturan" dalam pelajaran PKn. Anda tidak hanya mengajarkan identitas diri, tetapi juga memperkenalkan konsep kemandirian dan tanggung jawab sederhana yang relevan dengan kehidupan sehari-hari anak-anak.
Dengan memahami alur tujuan pembelajaran, rencana pengajaran menjadi lebih menyeluruh dan bermakna bagi siswa.
Contoh lain, ketika mengajarkan siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan, Anda bisa mengaitkan pelajaran ini dengan kegiatan sehari-hari, seperti mencuci tangan sebelum makan.
2. Perhatikan Kebutuhan Siswa
Setiap kelas memiliki dinamika yang unik. Siswa menyerap pelajaran dengan kecepatan yang berbeda-beda, sehingga pendekatan yang personal sangat penting.
Misalnya, di kelas yang terdiri dari berbagai latar belakang, ada siswa yang sangat mahir membaca, sementara yang lain masih berjuang mengenal huruf.
Untuk kondisi seperti ini, PROMES perlu dirancang secara fleksibel. Anda bisa menyusun rencana pembelajaran yang memungkinkan penggunaan metode berbeda untuk kelompok siswa yang berbeda pula.
Contohnya, saat mengajarkan literasi, berikan waktu khusus untuk siswa yang membutuhkan bantuan lebih, sementara yang lain diberikan tugas yang menantang untuk mengembangkan kemampuan mereka lebih jauh.
3. Jadwal Fleksibel, Tapi Teratur
PROMES Kelas 1 sebaiknya tidak kaku. Sebaliknya, jadwal pembelajaran harus bisa beradaptasi dengan situasi di kelas.
Ketika menyusun PROMES, jadwal fleksibel yang teratur sangat penting.
Terkadang, penyesuaian jadwal diperlukan karena berbagai alasan, seperti kondisi siswa yang belum siap menerima materi tertentu atau kendala eksternal lainnya.
Misalnya, pada awal tahun ajaran, mungkin ada rencana untuk mengajarkan konsep penjumlahan dalam dua minggu.
Namun, jika siswa membutuhkan waktu lebih banyak untuk memahami konsep ini, jadwal bisa disesuaikan.
Lebih baik memberikan waktu tambahan agar siswa benar-benar paham daripada terburu-buru pindah ke materi berikutnya.
4. Kreatif dan Inovatif dalam Pengajaran
Salah satu keuntungan Kurikulum Merdeka adalah fleksibilitas dalam metode pengajaran. Anda memiliki kebebasan untuk menggunakan pendekatan yang paling sesuai dengan kebutuhan siswa.
Misalnya, metode pembelajaran berbasis proyek bisa digunakan ketika mengajarkan bertema "Lingkungan." Siswa diajak membuat miniatur lingkungan sehat dari barang bekas.
Selain menyenangkan, metode ini juga membantu mereka memahami pentingnya menjaga kebersihan sejak dini.
Contoh Kehidupan Nyata: Mengajarkan Empati di Kelas 1
Mengajarkan empati bisa dimulai dengan aktivitas sederhana. Suatu hari, pelajaran bisa dimulai dengan cerita tentang seorang anak yang kehilangan mainannya.
Ajak siswa membayangkan bagaimana perasaan mereka jika berada di posisi anak tersebut, lalu diskusikan cara membantu teman yang sedang sedih.
Aktivitas sederhana ini tidak hanya membantu siswa memahami konsep empati, tetapi juga membangun hubungan yang lebih kuat antar siswa fase A.
Aktivitas semacam ini bisa dimasukkan dalam program semester sebagai bagian dari pengembangan karakter, dan dampak positifnya akan terasa dalam interaksi sehari-hari di kelas.
Download Format PROMES Kelas 1 Kurikulum Merdeka
Memiliki perangkat ajar yang siap pakai tentu akan sangat membantu pekerjaan Anda. Untuk memudahkan perencanaan, format perangka ajar telah disiapkan dan bisa Anda download serta edit sesuai kebutuhan di Microsoft Excel.
Format ini dirancang fleksibel, sehingga dapat disesuaikan dengan kondisi kelas Anda.
Klik link di bawah ini untuk mengunduhnya dan mulai mengembangkan rencana pembelajaran yang menarik dan efektif untuk siswa-siswi Anda.
Akhir Kata
Mengajar di era Kurikulum Merdeka memang menghadirkan tantangan baru, tetapi dengan perencanaan yang baik, Anda bisa menghadirkan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan menyenangkan bagi siswa.
Semoga artikel ini memberikan panduan praktis untuk menyusun PROMES Kelas 1 Semester 1 dan 2 Kuikulum Merdeka yang efektif. Ingat, setiap siswa itu unik, dan perencanaan yang baik akan membantu Anda memenuhi kebutuhan mereka dengan cara terbaik. Selamat mengajar dan semoga sukses!
Posting Komentar